Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berikut Ini Tanda - Tanda Kucing Birahi


Layaknya makhluk hidup lainnya, kucing juga memiliki naluri alami untuk berkembang biak demi menjaga keberlangsungan spesies mereka.

Kucing betina yang belum menjalani proses sterilisasi akan memasuki masa subur dalam siklus hidupnya. Masa subur ini terus berlanjut hingga usia lanjut. 

Proses hormonal yang mempersiapkan kucing betina untuk reproduksi, dikenal dengan istilah estrus atau oestrus, biasanya mulai muncul ketika kucing berusia sekitar enam hingga sepuluh bulan.

Karena tidak memungkinkan untuk memeriksa kadar hormon kucing secara langsung di rumah, perubahan perilaku kucing sering menjadi petunjuk utama bahwa ia sedang dalam masa birahi.

Jadi, apa yang sebaiknya dilakukan oleh pemilik ketika kucing anda menunjukkan tanda-tanda birahi?

Tanda-Tanda Kucing Birahi: Membaca Perulaku Si Penguasa Rumah

Kucing, makhluk anggun yang mengisi hari-hari kita dengan kelucuan dan tingkah polah misteriusnya. 

Namun, ada saat-saat tertentu dalam hidup mereka di mana mereka menjadi lebih ekspresif—dan kadang agak merepotkan.

Salah satu periode itu adalah ketika kucing birahi. 

Yuk, kita pelajari tanda-tandanya secara mendalam, agar kamu bisa memahami dan membantu mereka dengan baik.

Baca: Kucing Anda Mogok Makan? Kenali Penyebabnya

1. Meong Berisik dan Tak Berkesudahan

Ketika kucing mulai birahi, volume suara mereka bisa tiba-tiba berubah. 

Meongan mereka menjadi lebih panjang, melengking, dan bernada tinggi, seolah sedang berorasi di depan khalayak ramai. 

Jangan heran kalau suara itu terdengar seperti panggilan penuh hasrat yang memecah keheningan malam. 

Pada fase ini, kucing betina sering memanggil pejantan, sementara kucing jantan mungkin merespons dengan nada serupa atau lebih agresif.

2. Guling-Guling Manja di Lantai

Sikap manja dan guling-guling ini tidak hanya lucu, tetapi juga merupakan salah satu tanda birahi. 

Mereka akan sering berguling sambil menggosokkan tubuhnya ke lantai atau benda-benda di sekitarnya. 

Ini adalah cara mereka mengekspresikan ketidaknyamanan hormonal sekaligus menarik perhatian.

3. Postur Tubuh yang “Mengundang”

Perhatikan postur kucingmu. Jika dia betina dan sering mengangkat ekor tinggi-tinggi sambil menundukkan badannya ke lantai, itu adalah tanda birahi yang sangat jelas.

Posisi ini dikenal sebagai "lordosis," dan secara insting, ini adalah cara kucing betina memberi tahu pejantan bahwa ia siap kawin.

4. Marking dengan Urine

Kucing jantan (dan kadang betina) yang birahi cenderung menandai wilayahnya dengan urin. 

Aroma urine ini sering kali lebih tajam dan menusuk hidung. 

Mereka melakukan ini untuk menyampaikan pesan kepada kucing lain bahwa mereka sedang “terbuka untuk peluang.”

5. Gelagat Ingin Keluar Rumah

Kucing birahi sering memiliki dorongan untuk keluar rumah, terutama jika mereka tidak steril. 

Mereka mungkin menjadi lebih gelisah, mondar-mandir di depan pintu, atau bahkan mencoba melarikan diri melalui jendela.

Hasrat untuk mencari pasangan membuat mereka lebih nekat dari biasanya.

6. Gelisah dan Kurang Nafsu Makan

Saat birahi, fokus kucing cenderung berubah. Mereka menjadi gelisah dan tampak sulit tenang. 

Nafsu makan pun sering menurun karena hormon yang bergejolak. 

Jadi, jangan heran jika mangkuk makanan mereka tetap penuh lebih lama dari biasanya.

7. Mengejar atau Menarik Perhatian Pejantan

Untuk kucing betina, mereka akan lebih aktif menarik perhatian pejantan, baik melalui suara, postur, maupun sikap manja.

Sementara itu, kucing jantan biasanya akan mulai mencari-cari betina dengan intensitas tinggi, bahkan jika itu berarti menantang pejantan lain.


Cara Umum Mengatasi Kucing yang Sedang Birahi

Jika kamu menghadapi kucing yang sedang birahi, ada beberapa langkah yang bisa kamu ambil:

  • Sterilisasi: Langkah terbaik untuk mencegah birahi di masa depan adalah sterilisasi. Prosedur ini tidak hanya membantu mengontrol populasi kucing, tetapi juga membuat mereka lebih tenang.
  • Berikan Hiburan: Sediakan mainan untuk mengalihkan perhatian mereka. Mainan interaktif bisa membantu mengurangi kegelisahan mereka.
  • Jaga Agar Tidak Keluar: Pastikan pintu dan jendela rumah tertutup rapat untuk mencegah kucing kabur.

Kucing yang sedang birahi memang bisa menjadi tantangan, tetapi dengan pemahaman dan kasih sayang, kamu bisa membantu mereka melewati fase ini dengan lebih nyaman. 

Jangan lupa, mereka bukan sekadar hewan peliharaan—mereka adalah anggota keluarga yang butuh perhatian dan perawatan terbaik.